back
PT Pindad Salurkan Bantuan Pencegahan Risiko Dini Stunting di Puskesmas Babakan Surabaya
PT Pindad menyalurkan bantuan untuk pencegahan risiko dini stunting pada baduta beresiko tinggi di UPTD Puskesmas Babakan Surabaya Kecamatan Kiaracondong, Bandung pada senin, 2 Maret 2026. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Plt. Sekretaris Perusahaan PT Pindad, Danurani Dyah Pertiwi beserta Manager TJSL PT Pindad, Yunus Somantri kepada Kepala UPTD Puskesmas Babakan Surabaya, Dewi Frida Aryeni.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala UPTD Puskesmas Babakan Surabaya, Dewi Frida Aryeni; Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Kiaracondong, Leli; Lurah Babakan Surabaya, Sabit Akdam dan Seklur Kelurahan Cicaheum, Yuni.
Kepala UPTD Puskesmas Babakan Surabaya, Dewi Frida Aryeni menyampaikan apresiasi terhadap bantuan PT Pindad yang sangat bermanfaat. Beliau juga menyatakan bahwa bantuan ini bukan kali pertama dan besar harapan untuk terus berlanjut.
“Hal ini mungkin bukan hal yang pertama ya Pak, Bu, dari PT Pindad memberikan bantuan kepada balita di wilayah kerja Puskesmas Babakan Surabaya. Dengan bantuan ini mudah-mudahan balita di wilayah kerja Puskesmas Babakan Surabaya yang tergolong mungkin gizi kurang, berat badan kurang, dan kondisi kesehatan gizi yang bermasalah lainnya dapat teratasi dengan pemberian CSR dari PT Pindad.” Jelas Dewi Frida Aryeni.
Sementara itu, Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kesos) Kecamatan Kiaracondong, Leli menyampaikan bahwa bantuan dari Puskesmas Babakan Surabaya dan PT Pindad sangat bermanfaat untuk mencegah stunting. Beliau juga menceritakan bahwa bantuan PT Pindad sebelumnya telah menolong bayi yang sebelumnya memiliki penyakit radang paru dan tidak berdaya.
“Dalam acara ini kita akan diberikan penyuluhan stunting dan penyuluhan untuk Ibu hamil dan pemberian Tanggung Jawab Sosial Lingkungan oleh PT Pindad. Alhamdulillah waktu itu Bu Eva ya dari Kelurahan Cicaheum dapat bantuan dari PT Pindad untuk bayi Amar. Bayi yang saat itu ada radang paru-paru dan tidak berdaya, tapi dengan bantuan berbentuk susu sangat membantu sekali. Sekarang Amar sudah tertolong dan sudah bisa berdiri, terima kasih sekali untuk PT Pindad beserta jajaran beserta pantauan Kesehatan oleh Puskesmas.” Ucap Kasi Kesos Kecamatan Kiaracondong.
Plt. Sekretaris Perusahaan PT Pindad, Danurani Dyah Pertiwi dalam sambutannya mengatakan bahwa PT Pindad berkomitmen untuk mendukung program kesehatan masyarakat untuk menurunkan tingkat stunting di kota Bandung tahun 2026.
“Program tahun ini adalah pemberian makanan tambahan ya Bapak Ibu, khususnya untuk Ibu-ibu hamil dan intervensi kepada 7 anak di bawah dua tahun atau balita dengan pemberian makanan tambahan 3 kali sehari selama 56 hari disertai pemberian makanan herbal hasil inovasi dari ahli gizi UPTD Puskesmas yang bersumber dari daun kelor dan sudah teruji nutrisinya. Tadi mungkin sudah disampaikan bahwa hasil inovasinya adalah nugget, nugget ayam dengan daun kelor. Kami percaya bahwa 1.000 hari pertama kehidupan merupakan masa krusial yang sangat mempengaruhi perkembangan kognitif, fisik, dan perkembangan otak anak. Oleh karena itu kami berharap program ini memberikan dampak positif dan bisa berkelanjutan di masa yang akan datang.” Jelas Plt. Sekretaris Perusahaan PT Pindad.
Sebelumnya PT Pindad juga telah menyalurkan bantuan penanganan stunting ke UPTD Puskesmas Babakan Surabaya. Dengan adanya program bantuan ini, diharapkan dapat mengurangi angka stunting khususnya di Kelurahan Babakan Surabaya.





