Berita

Badak, Nama Produk Kendaraan Tempur Baru Pindad

Badak, Nama Produk Kendaraan Tempur Baru Pindad

Proyek Panser Canon 90mm produksi PT Pindad (Persero) yang dilengkapi turret CSE 90LP dari Cockerill Maintenance (CMI Defence) yang sebelumnya berlabel ‘Pindad – Cockerill 90p’ resmi diberi nama ‘Badak’ oleh Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla. Di tengah-tengah aktivitasnya dalam membuka pameran Pertahanan terbesar di Indonesia, Indo Defence 2014, Rabu, 5 November 2014. Dengan menggunakan tinta emas, Jusuf Kalla membubuhkan tanda tangannya sekaligus menuliskan lima huruf kapital di papan penamaan.

Proyek Panser Anoa yang diproduksi PT Pindad (Persero) tahun 2008 lalu, merupakan inisiatif Jusuf Kalla sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia saat itu. Panser Anoa telah mengangkat nama Pindad sebagai perusahaan industri pertahanan terkemuka yang memproduksi kendaraan tempur dengan kualitas mumpuni. Proyek ‘Pindad – Cockerill 90p’ yang diberi nama oleh JK diharapkan dapat memberikan hal yang sama, bahkan lebih dari Panser Anoa yang kini tengah digunakan oleh pasukan perdamaian PBB di Darfur, Sudan.

“Semoga proyek ini dapat diteruskan. Harus diteruskan,” ujar Wapres sesaat setelah menamai Badak.

Selain Panser Badak, Pindad juga menampilkan salah satu hasil tim penelitian dan pengembangan PT Pindad (Persero) yaitu Senapan Serbu berkaliber 7,62 mm. Memenuhi tantangan pasar untuk memproduksi senjata yang lebih tangguh dengan jarak efektif yang lebih jauh, PT Pindad telah berhasil menciptakan purwarupa senapan yang menjadi salah satu daya tarik pada Indo Defence kali ini.

Dalam Indo Defence 2014, Pindad menampilkan berbagai macam produk pertahanan dan keamanan andalannya seperti senapan serbu, senapan runduk, senapan mesin, senjata genggam, munisi kaliber kecil, munisi kaliber besar, munisi khusus, serta beberapa produk kendaraan tempur dan kendaraan taktis yang ditampilkan di space outdoor. Para pengunjung dari dalam dan luar negeri terlihat antusias melihat berbagai produk ciptaan putra-putri kebangsaan negeri. (Anggia) 


Comment

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *