Berita

Pindad Uji Alat Mesin Pertanian Buatannya

Pindad Uji Alat Mesin Pertanian Buatannya

PT Pindad (Persero) bekerjasama dengan PT Bhirawa Megah Wiratama dan Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP MEKTAN) melaksanakan uji coba Alat Mesin Pertanian (Alsintan) pada 19 Juli 2017 di Serpong, Tangerang. Alsintan yang diuji coba yaitu Traktor Multiguna dengan berbagai alat multifungsinya serta Mesin Rota Tanam. Alat-alat tersebut memiliki fungsi:

Traktor Multiguna

Alat ini memiliki fungsi sebagai loader untuk berbagai jenis material seperti tanah, batu, pasir atau puing bangunan dengan kapasitas yang cukup besar, sebagai ekskavator kecil yang dilengkapi fungsi drilling dan jack hammer untuk keperluan konstruksi, pertanian, serta pemeliharaan fasilitas akses jalan pedesaan. Alat ini dilengkapi oleh Power Take Off (PTO) dan three point hitch serta bisa dipasang Rotavator dengan lebar 2.000 dan penanam biji Jagung (grand sider) atau Pembajak tanah, dipasang secara bergantian.

Rotatanam/Pengolah Tanah Amphibi

Alat ini memiliki fungsi mengolah tanah sekaligus mencacah sisa jerami padi, jagung, dan gulma serta mencampur dengan tanah, sehingga akan meningkatkan kandungan bahan organik tanah. Alat ini juga dilengkapi dengan penyemprot decomposer.

Pengujian berjalan dengan lancar dan memuaskan, satu alat lagi yaitu Mesin Pemanen Multi (Multi Crop Combine Harvester) dijadwalkan menyusul pengujiannya. Mesin ini memiliki fungsi Memanen jagung dan padi sekaligus memasukan hasil panen kedalam karung. menggunakan roda krepyak (crawler) dari karet yang dapat digunakan untuk lahan agak basah maupun kering.

Pindad bersinergi dengan PT Bhirawa dan BBP MEKTAN Kementerian Pertanian untuk mengembangkan berbagai mesin ini. Pindad sebagai sole Manufactur untuk Alsintan dan Bhirawa sebagai sole distributor yang memperoleh lisensi dari  BBP MEKTAN Kementerian Pertanian.

Alsintan produksi dalam negeri tersebut nantinya akan diproduksi di PT Pindad (Persero). Presiden RI, Joko Widodo sempat meninjau langsung Alsintan tersebut pada Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) ke-15 yang digelar pada 6 – 11 Mei 2017 lalu di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh. Diharapkan dengan Alsintan yang diproduksi Pindad ini, kapasitas dan kualitas produksi pangan dalam negeri meningkat sehingga tidak bergantung pada negara lain. (Ryan)


Comment

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *