Berita

Menteri Pertahanan Dukung NDHI Wujudkan Industri Pertahanan Yang Mandiri Dan Berdaya Saing

Menteri Pertahanan Dukung NDHI Wujudkan Industri Pertahanan Yang Mandiri Dan Berdaya Saing

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu memberikan arahan terkait konsolidasi BUMN cluster NDHI dalam rangka menunjang kemandirian industri pertahanan pada sesi kedua Rapat Koordinasi NDHI yang diselenggarakan di Hotel Inaya Nusa Dua, Bali (9/2). Kementerian Pertahanan mendukung sepenuhnya sinergi NDHI dan cluster BUMN lainnya sepanjang memberikan kontribusi positif terhadap kemajuan industri pertahanan serta memberikan visi baru.

Menteri Pertahanan berharap hasil Rakor yang diikuti 6 BUMN anggota cluster NDHI ini memberikan input yang optimal dalam mewujudkan kemandiriian industri pertahanan.

“Semoga rakor ini dapat memberikan solusi dan sumbangsih yang besar untuk mewujudkan industri pertahanan yang mandiri dan berdaya saing,” ujar Ryamizard.

Menteri Pertahanan memberikan arahan kepada BUMN cluster NDHI untuk menunjang kemandirian industri pertahanan dalam negeri.

“Sinergi NDHI diperlukan untuk menjawab perkembangan teknologi dan menentukan eksistensi, mampu berkiprah di dunia intenasional, pertumbuhan dan kemandirian ekonomi dalam negeri yang sejalan denagn visi nawacita presiden RI, menunjang penguatan ketahanan dan pertahanan nasional di dalam menegakkan kedaulatan negara, mengurangi potensi ancaman embargo dan hambatan transportasi serta pengembangan SDM,” lanjut Ryamizard.

Deputi PISM Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno mewakili Menteri BUMN menyampaikan kepada Menhan peran BUMN dalam industri pertahanan berdasarkan UU yang ditetapkan. “BUMN cluster NDHI sebagai lead integrator masih harus terus dikembangkan dan dibantu berbagai pihak. Peran BUMN dalam cluster NDHI dan National Shipbuilding and Heavy Industries (NSHI) sudah semakin meningkat sebagai bagian mewujudkan kemandirian pertahanan keamanan Indonesia,” ujar Fajar.

Fajar Harry Sampurno juga menyampaikan bahwa seluruh perusahaan cluster NDHI sudah tidak ada lagi yang rugi,  labanya sebagian dikembalikan lagi untuk pengembangan produk yang baru demi kejayaan dan kemandirian industri pertahanan RI. (Ryan)


Comment

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *