Pindad dalam Berita

Kembangkan Produksi Alutsista, Pindad Gandeng 3 Negara

Kembangkan Produksi Alutsista, Pindad Gandeng 3 Negara

Jakarta - PT Pindad (Persero), BUMN produsen alat-alat militer dan komersial menggandeng sejumlah negara untuk pengembangan produksi alat utama sistem persenjataan (alutsista).

"Kerja sama pengembangan kami lakukan tahun ini (2015) dengan Jerman, Turki dan Belgia. Selain transfer teknologi ," kata Direktur Utama Pindad Silmy Karim, sebelum mengikuti Rapat Kerja Panja Penyertaan Modal Negara (PMN) dengan Komisi XI DPR di Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, Senin (2/2).

Menurut Silmy, dengan Jerman, Pindad bekerja sama dengan Rheinmetall memproduksi amunisi tank. Adapun dengan FNSS Turki mengembangkan pembuatan tank kelas sedang.

Sementara, dengan Belgia bekerja sama dengan Cockerell Maintenance & Ingeniere SA Defence (CMI) memproduksi sistem senjata atau turret untuk kaliber 90 mm dan 105 mm.

"Kerja sama ini dilakukan dengan negara-negara yang memang memiliki kemampuan teknologi persenjataan dan tank terkemuka di dunia. Bentuk kerja sama fleksibel, bisa kerja sama operasi, kerja sama produk, dan membentuk anak usaha bersama," ujarnya.

Silmy yang baru menjabat Dirut Pindad sejak 22 Desember 2014 ini menuturkan, bahwa kerja sama dengan negara tertentu selain ingin transfer teknologi juga untuk memenuhi kebutuhan alusista dalam negeri.

"Banyak negara yang menawarkan kerja sama tapi kami memilih dengan tiga negara ini," katanya.

Alasan lainnya adalah keterbatasan Pindad dalam hal pendanaan untuk pengembangan produk alutsista sendiri. Dalam rangka pengembangan produksi alutsista tahun 2015, Pindad membutuhkan dana sekitar Rp 4,7 triliun.

"Sebanyak Rp700 miliar diharapkan dapat diperoleh dari PMN APBN-P 2015, dari kas internal Rp100 miliar. Selebihnya tentu diupayakan dari mitra," katanya.

Sumber : http://www.beritasatu.com/nusantara/245748-kembangkan-produksi-alutsista-pindad-gandeng-3-negara.html

Comment

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *