Jajaran Komisaris

Komisaris Utama 

Jenderal TNI Mulyono

Mulyono Lahir di Boyolali pada tahun 1961. Menyelesaikan pendidikan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (1983), Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat/Seskoad (1999), Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia/Sesko TNI (2007) dan menyelesaikan pendidikan Lembaga Pertahanan Nasional/Lemhanas (2012).

Saat ini juga masih menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) sejak Juli 2015. Sebelumnya menjabat sebagai Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) pada September 2014 – Juli 2015, dan Pangdam Jaya/Jayakarta pada Maret – September 2014.

Diangkat sebagai Komisaris Utama berdasarkan Keputusan Menteri BUMN selaku Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pindad Nomor: SK-171/MBU/09/2015.

Wakil Komisaris Utama 

Mayjen TNI (Purn.) Sumardi

Warga Negara Indonesia, berusia 59 tahun. Mulai menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris Pindad sejak 28 April 2017. Merupakan anggota Tentara Nasional Indonesia dengan masa dinas tahun 1984 hingga 2017 dengan jabatan terakhir yaitu Komandan Kodiklat TNI (2016-2017). Sebelumnya pernah menjabat sebagai Komandan Pusat Pendidikan KOPASSUS (2007-2008), Kasgartap I/Jakarta (2012-2015), dan Panglima Kodam V Brawijaya (2015-2016).

Menyelesaikan pendidikannya di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) tahun 1984, Sekolah Staff dan Komando Angkatan Darat (SESKOAD) tahun 1998, dan Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia (SESKO TNI) tahun  2007.

Komisaris 

Brigjen TNI Sigid Witjaksono, S.IP., M.SI.

Warga negara Indonesia, berusia 54 tahun. Mulai menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris Pindad sejak 21 Maret 2017. Sejak Tahun 1987 hingga kini aktif sebagai anggota TNI. Sebelumnya menjabat sebagai Paban III/Litbang Asro Srenad (2012-2015), aktif di Inspektorat Jenderal TNI Angkatan Darat (Itjenad) dengan menjabat sebagai inspektur Program dan Anggaran (Irut Renprogar) pada tahun 2015, dan sejak tahun 2016 hingga saat ini menjabat sebagai Direktur Peralatan Angkatan Darat (Dirpalad) di Direktorat Peralatan TNI AD (Ditpalad).

Menempuh pendidikan militer dengan lulus dari Akademi Militer (Akmil) pada tahun 1987, Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (SESKOAD) tahun 2000, dan Kursus Staf Perencanaan Strategis TNI Angkatan Darat (Susstaf Restra TNI AD) Tahun 2007. Secara formal juga memperoleh gelar Sarjana Ilmu Politik pada tahun 1977 dan Magister Sains Tahun 2015.

Komisaris 

Komjen Pol. Drs. Syafrudin, M.Si

Warga negara Indonesia, berusia 57 tahun. Mulai menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris Pindad sejak 21 Maret 2017. Sejak Tahun 1985 meniti karir di Kepolisian Republik Indonesia, dengan menduduki beberapa jabatan penting diantaranya Ajudan Presiden dan Wakil Presiden RI (2004), Wakapolda Sumatera Utara (2009-20010), Kapolda Kalimantan Selatan (2010-2012), Kadivpropam Polri (2012-2015), Kalemdikpol (2015-2016), dan sejak tahun September 2016 hingga saaat ini menjabat sebagai Wakapolri. 

Menyelesaikan pendidikan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) tahun 1985, Sekolah Staf dan Pimpinan Polisi Republik Indonesia (SASPIM POLRI) tahun 1998, dan Lembaga Pertahanan Nasional (LEMHANAS) pada tahun 2011.

Komisaris 

Alexandra Retno Wulan, S.Sos, MA

Warga Negara Indonesia, berusia 38 tahun. Diangkat menjadi Dewan Komisaris pada tanggal 8 Mei 2015. Sebelumnya menjabat sebagia Staf Peneliti Departemen Politik dan Hubungan International Studies (CSIS) Jakarta. 

Meraih Gelar Sarjana jurusan Hubungan Internasional di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia (2001). Kemudian Memperoleh gelar Master jurusan Politik Internasional dan Studi Keamanan, Departemen studi Perdamaian di University Of Bradfod, The United Kingdom (2005). 

Komisaris

Dr. Nurdin, Ak., MBA, CA, CfrA, QIA

Warga negara Indonesia, berusia 58 tahun. Mulai menajbat sebagai anggota Dewan Komisaris Pindad sejak 28 April 2017. Sejak tahun 2015 hingga saat ini menjabat sebagai Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Perekonomian dan Kemaritiman pada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Sebelumnya pernah ditugaskan oleh BPKP sebagai Direktur Pengawasan Badan Usaha Jasa Perhubungan, Priwisata, Kawasan Industri dan Jasa Lainnya (2011-2012), Direktur Pengawasan Pinjaman dan Bandutuan Luar Negeri (2012-2014), dan Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan (2014-2015).

Menyelesaikan pendidikan Diploma IV di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Tahun 1998, Master di Saint Mary’s University Kanada tahun 1993, dan memperoleh Gelar Doktor Tahun 2016 dari Universitas Padjajaran, Bandung.